Ada Risiko Profit Taking Jelang Long Weekend, Cermati Gerak Saham Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – IHSG pada perdagangan kemarin, Selasa (7/5/2024) IHSG ditutup melemah 0,17% di level 7.123,61. Tercatat turnover IHSG berada di angka Rp10,85 triliun, turun dibandingkan pada perdagangan sebelumnya sebesar Rp11,65 triliun.

Transaksi berasal dari volume saham sebanyak 19,34 miliar lembar, dimana 254 saham naik, 290 turun dan 238 tidak berubah.

Penurunan IHSG didorong dari turunnya tujuh sektor, di mana saham-saham dengan kapitalisasi pasar yang besar turun berada di sektor keuangan dan teknologi.

Hari ini menjadi hari terakhir perdagangan pasar keuangan RI. Ada harapan pasar bahwa pasar keuangan RI dapat ditutup di zona positif sebelum menikmati libur akhir pekan yang panjang.

Meski hari ini menjadi hari terakhir perdagangan, namun terdapat data-data ekonomi penting RI yang akan rilis yang dapat mendorong volatilitas pasar keuangan RI. Terlebih ada ancaman aksi profit taking menjelang libur panjang. Pelaku pasar biasanya akan mengumpulkan cuan terlebih dahulu sebelum libur atau mengantisipasi kondisi terburuk selama libur panjang.

Sebelumnya, pada Senin (6/5/2024) para pelaku pasar telah menerima hasil data pertumbuhan ekonomi RI kuartal I 2024 yang tercatat 5,11% secara tahunan (YOY). Pada hari ini Rabu (8/5/2024) dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan cadangan devisa RI periode April 2024. Selain itu juga terdapat data penjualan sepeda motor periode April 2024.

Adapun berikut rekomendasi saham yang menarik untuk hari ini, Rabu (8/5/2024):

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk [CPIN]

CPIN masih bertahan di atas EMA 5 jangka pendek setelah breakout dari area tersebut sehingga berpeluang melanjutkan penguatan ke area demand level dengan dukungan kenaikan volume dan stochastic yang sedang menguat ke area overbought. CPIN saat ini memiliki rasio PER sebesar 31.1x yang mengindikasikan harga yang overvalue, karena berada di atas Mean PE standar deviasi selama lima tahun terakhir, yaitu sebesar 28x.

Buy: 5300-5325
Take Profit: 5650
Stop Loss: 5050

[Gambas:Beli Saham Investasiku]

PT Timah Tbk (TINS)

TINS telah berhasil menguat dari area support trendline dan berpotensi melanjutkan kenaikan membentuk primary movement ke resistance uptrendline dengan dukungan pembentukan divergence pada stochastic. TINS saat ini memiliki rasio PBV sebesar 1.1x yang mengindikasikan harga yang undervalue, karena berada di bawah area Mean PB standar deviasi selama lima tahun terakhir, yaitu sebesar 1.4x.

Buy: 950
Take Profit: 1020
Stop Loss: 895

[Gambas:Beli Saham Investasiku]

PT Barito Renewables Energy Tbk [BREN]

BREN masih bergerak di dalam strong uptrend dengan potensi penguatan ke area harmonic resistance dengan adanya potensi pembentukan struktur rally-base-rally. Hal ini didukung oleh bertahannya harga di atas EMA 5 dan momentum stochastic yang masih menguat di area overbought.

Buy: 9825
Take Profit: 10450
Stop Loss: 9250

[Gambas:Beli Saham Investasiku]


Artikel Selanjutnya


IHSG Ambruk Nyaris 1%, Cek Rekomendasi Saham Ini

(mkh/mkh)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *