Bos Regulator Pasar Modal Ngumpul di Bali, Ngomongin Ini

Bali, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku Ketua ASEAN Capital Market Forum (ACMF) tahun 2023 telah menggelar Rapat Ketua ACMF ke-39, pada Senin (16/10/2023) di Bali. Salah satu isu yang dibahas antara 10 regulator pasar modal dari anggota ASEAN itu adalah aspek transisi dari ASEAN Taxonomy Version 2.

Yakni, dalam transisi ekonomi menjadi hijau, ada kategori amber (kuning) dan hijau pada suatu kegiatan tertentu. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menjelaskan bahwa kategori amber menjadi cara untuk transisi ekonomi dari kategori red (merah) untuk mencapai kategori hijau.

Dalam kaitannya dengan transisi energi hijau, dirinya menyebut tambang energi kotor seperti batu bara, tidak bisa serta merta dihentikan. Maka dari itu, kategori amber dalam Asean Taxonomy Version menjadi langkah ke depan dalam proses transisi hijau.

“Jadi, bahwasannya tidak berarti juga bahwasannya semua coal project harus langsung termination gitu kan. Tapi kita memberikan ada satu posisi amber,” kata Inarno saat Konferensi Pers ACMF, Padma Hotel Legian, Bali, Selasa (17/10/2023).

Ia menyampaikan di dalam Asian Transition Finance Guidance (Buku Panduan Transisi Keuangan) yang dibentuk untuk melengkapi taksonomi ASEAN, ACMF menggunakan konsultan firma konsultasi Amerika, Oliver Wyman.

“Dan disitu disebutkan bahwasannya ada beberapa guidance untuk mencapai transition tersebut si company itu bisa menetapkan sendiri, dia berada di mana progress-nya bagaimana, target-nya bagaimana. Sehingga investor global itu bisa melihat, ‘oh dia ada di posisi tersebut’,” jelas Inarno.

Hal ini kemudian dapat membuka pintu bagi investor untuk mendanai transisi menuju hijau, yang membutuhkan dana yang cukup besar.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Jumlah Korporasi RI Dalam Tekanan Berkurang, OJK Lakukan Ini

(ayh/ayh)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *