Demand 2024 Melambat, Produksi & PNBP Batu Bara Cs RI Terancam?

Jakarta, CNBC Indonesia- Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Minerba, Irwandy Arif mengungkapkan diturunkannya target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Sektor Minerba pada 2024 menjadi Rp 227,3 Triliun tidak lepas dari kajian terhadap kondisi global dan domestik.

Dimana faktor supply dan demand Mineral seperti masih kuatnya permintaan batu bara di tengah upaya percepatan transisi energi menjadi pertimbangan penetapan target Minerba dan perannya bagi PNBP.

Di sisi lain Direktur PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Dileep Srivastava mengatakan di tahun 2024 melihat prospek peningkatan volume produksi batu bara hingga 5% dari produksi 2023 yang bisa mencapai 78 Juta ton.

Guna mencapai target bisnis 2024, BUMI terus memaksimalkan produksi dengan tetap memastikan pemenuhan target Domestic Market Obligation (DMO) batubara hingga memperkuat pasar ekspor.

Seperti apa target sektor minerba 2024 di tengah prospek perlambatan permintaan global? bagaimana strategi penambang mendorong produksi batu bara 2024? Selengkapnya dialog Frida Lidwina dengan Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Minerba, Irwandy Arif dan Direktur PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Dileep Srivastava dalam Closing Bell,CNBCIndonesia (Kamis, 18/01/2024)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *